Oke, langsung aja deh.

ECU adalah singkatan dari Engine Control Unit yang terdapat pada kendaraan yang sudah menggunakan teknologi terbaru, ECU bekerja tidak sendiri, iya di bantu oleh sensor-sensor yang saling terhubung dengan satu sama lain untuk membantu kinerja mesin yang telah di kontrol oleh ECU.
ECU bekerja berdsasarkan sensor sensor yang terhubung dengannya, sehingga dia dapat mengontrol actuator agar bekerja sesuai dengan keadaan mesin, apabila salah satu dari sensor ini mengalami kerusakan akan berakibat terhadap kinerja dari kendaraan kita. Apabila kerusakan sensor tersebut tidak segera di tangani akan menyebabkan kerusakan terhadap sensor sensor yang lain, sehingga kinerja dari ECU tidak maksimal dan kemampuan mesin kendaraan kita akan menurun.
Kerusakan pada ECU bisa di bilang kerusakan serius pada kendaraan, selain kinerja mesin menjadi menurun, mesin bahkan tidak bisa hidup atau mati total. Oleh sebab itu kita harus rutin melakukan perawatan berkala untuk mengetahui kerusakan-kerusakan pada kendaraan kita sedini mungkin guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan yang dapat merugikan kita sendiri.
Berikut ini adalah cara kerja dari ECU :
Gambar di atas menjelaskan tentang bagaimana cara kerja dari ECU, gambar diatas adalah penjelasan cara kerja pada ECU dari mesin Gasoline/kendaraan berbahan bakar premium atau pertamax.
Untuk jenis ECU pada kendaraan diesel sebenarnya sama saja, hanya ada beberapa sensor tambahan lagi yang tidak terdapat pada ECU jenis kendaraan Gasoline
Sensor tambahannya adalah sebagai berikut :
- Barometric Sensor
- EGR Sensor
- SCV (Suction Control Valve)
- Fuel Pressure Sensor
- Fuel Filter Sensor
- Glow Plug/ Busi Pemanas
Terimakasih atas infonya ya min, sangat bermanfaat.
BalasHapusOh ya, sekedar informasi tambahan aja nih.
Bagi yang membutuhkan Rental AC Bali untuk keperluan berbagai acara seperti event, pameran, pesta dan lain-lain bisa coba menghubungi kami Arthur Teknik.
Salam Blogger min.